374 total views,  2 views today

Bank Gen Pertanian memiliki mandat utama untuk melakukan koleksi dan konservasi sumber daya genetik (SDG) pertanian secara ex-situ. Preservasi SDG pertanian dilakukan secara jangka pendek (short term), jangka menengah (medium term) dan jangka panjang (long term). Penyimpanan koleksi jangka pendek dilakukan pada kondisi ruang simpan bersuhu sekitar 16 derajat Celcius (kondisi kelembaban relatif sekitar 15%). Sementara itu penyimpanan koleksi jangka menengah dilakukan pada peralatan penyimpanan dingin (cold storage) bersuhu sekitar 5 derajat Celcius. Konservasi jangka pendek dan menengah ini ditujukan untuk memelihara dan menyediakan koleksi aktif (active / working collection) bagi program pemuliaan. Pada kondisi penyimpanan yang terkontrol dengan baik, penyimpanan jangka pendek dan menengah diharapkan dapat menyediakan benih berkualitas tinggi untuk setidaknya pada jangka waktu 8-10 tahun (FAO, 2014). Penympanan jangka panjang dilakukan pada (freezer) bersuhu -20 derajat Celcius (benih ortodoks) dan (deep freezer) bersuhu -80 derajat Celcius (materi berupa DNA).

SDG pertanian yang disimpan di Bank Gen Pertanian meliputi serealia (sorgum, jagung, padi, padi liar, wijen, hanjeli / jali, gandum dan jewawut), aneka kacang (kacang Bambara, kacang gude, kacang hijau, kedelai, kacang komak, koro benguk, koro pedang, kacang tanah, dan kacang tunggak), aneka ubi (belitung, ganyong, gembili, ubijalar, ubikayu, patat / garut, dan talas) serta mikroba pertanian (bakteri, fungi / kapang dan virus).

Beberapa materi SDG tersebut juga disimpan di sub-bank gen Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Padi di Sukamandi (padi), Balai Penelitian Aneka Kacang dan Ubi di Malang (kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang Bambara, kacang tunggak, ubikayu, ubijalar dan talas), Balai Penelitian Tanaman Serealia di Maros (jagung, sorgum, gandum dan jewawut), dan Balai Penelitian Tanaman Serat dan Pemanis di Karangploso (wijen).

Total koleksi SDG pertanian di Bank Gen Pertanian sampai dengan bulan April 2021 adalah sebanyak 12237 aksesi, terdiri atas kelompok SDG serealia (5079 aksesi), aneka kacang (3074 aksesi), aneka ubi (2426 aksesi), mikrobia pertanian (1416 aksesi) dan SDG lainnya (242 aksesi). Perincian jumlah koleksi masing-masing kelompok komoditas disajikan pada tabel berikut:

Koleksi SDG Pertanian – Kelompok Komoditas

# Kelompok KomoditasJumlah Koleksi SDG
1Serealia | Cereals5079
2Aneka kacang | Legumes3074
3Aneka ubi | Tuber & root crops2426
4Mikrobia pertanian | Agricultural microbes1416
5Lainnya | Other crops242
Σ  12237